Senin, 18 Maret 2024

QIYAM DI SUDUT KELAM - Puisi Murtadha Mj

 

Di sudut tenangnya malam Ramadhan
Teriakan-teriakan hujat mendebat dari dalam
Bukankah seharusnya damai di sini
Bukankah damai hadiah terbesar bulan suci
Lalu mengapa kelam menghujam jiwa
Cahaya Fathir enggan mengalir hilir dahaga

Di keagungan bulan penyembuh
Isi kepalamu begitu riuh
Hatimu begitu gaduh
Jiwamu begitu lusuh
Ambisi menguasai nurani
Ibadah tak ternikmati
Akalmu dibuntu keresahan
Esensi bulan suci dimanipulasi angan-angan

Ucap Shiyam pada Qiyam yang berantakan

(Aceh Utara, 08 Ramadhan 1445H)


#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar