Pada aroma pagi yang basah
Tercium harumnya bulan yang penuh berkah
Pada lembutnya mentari menyapa
Tersemat hangatnya nuansa bulan mulia
Pada beningnya sisa embun di ujung dedaunan
Berkarat dekatnya bulan penuh ampunan
Dan di ambang datangnya Ramadhan
Ada jiwa yang kelelahan
Ada nurani yang lusuh dibunuh kemaksiatan
Ada raga yang tak berdaya disiksa keresahan
Ada hati yang merindui esensi beribadah dengan penuh kenikmatan
Pada titik ini
Genderang perang telah ditabuh
Kapal pun berlabuh
Berdengung lumbung ruh
Salik berdosa terus meronta
Langgam Pandora tergenang air mata
(Aceh Utara, 10 Maret 2024)
#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar