Katakan padaku, Tuan !
Sekalut apa kau pernah bergabut
Hingga secercah sungkawa tak pernah lagi kau sebut
Sedalam apa kau pernah terluka
Hingga kau begitu akrab dengan prasangka
Begitu keraskah hidupmu mendidik
Hingga memaknai ketulusan saja kau tak lagi cerdik
Kau terlalu mendalami luka
Hingga perihal hikmah disebaliknya tak lagi peka
Entah itu derajat yang meningkat
Entah juga perihal dosa yang hendak terangkat
Namun satu yang pasti, Tuan !
Berdamailah dengannya
Kita di sini hanya sementara
Kita di sini hanya mengatur langkah selanjutnya
Tolehlah sedikit ke sudut heningmu
Bukan ombaknya yang terlalu besar
Namun kapal mu yang kurang lebar
Kau terlalu sibuk membaca liku
Hingga melupakan tujuanmu
Terimalah segala yang terjadi sebagai takdir dari Sang Maha
Karena di situ akan kau temukan kelapangan dada
Sebab jika tidak
Ruang gerak mu akan sangat terbatas Segalanya tak pernah membuatmu puas
Karena dunia hanyalah tempat untuk mencari
Segala yang akan kau dapatkan di Akhirat nanti
Dan kau harus sedikit gusar
Bila sekelas Ramadhan tak membuat hatimu bergetar
Itu pertanda kian pudarnya hubunganmu dengan Sang Maha
Dan itu berarti kau sedang tidak baik-baik saja
Ya, Kau sedang tidak baik-baik saja !
Murtadha Mj
(Aceh Utara,28 Ramadhan 1444 H)
#ayatayatluka #Mtmj #Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisiislami #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #lirik #deskriptif #satire #kritiksosial #poem #quotes #luahanperasaan #rasadalamkata #gurindam #sastraindonesia #sajaktuandannona #quotesislam #quotesramadhan #puisiramadhan #sajakakhirramadhan #seputarramadhan #ramadhan2023 #islamiquotes #celotehramadhan #storyramadhan #ramadhankareem #lailatuqadar #quotesberkelas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar