Sabtu, 30 September 2023

INDONESIA KRISIS MARTABAT - Puisi Murtadha Mj

 


Rempang Galang tanah bertuan

Tanah para datuk duduk pertahankan

Menolak dijajah

Menjulang dipatah

Terbujur adat turun temurun

Bertimpang tindih selasih rukun


Kalaulah tuan hendak bercengkerama

Disanjung riang kami terima

Kalaulah tuan hendak melawat

Sekapur sirih kekasih tempat

Kalaulah tuan hendak mengganggu

Padah tertuai amuk Melayu


NKRI harga mati

Batam berduka di negeri sendiri

Kesejahteraan tergadai investasi

Indonesia krisis nurani

Hak adat hilang tempat

Nilai sejarah hilang manfaat

Penguasa menindas rakyat 

Indonesia krisis martabat


Namun Melayu tetap Melayu yang tak kenal berkhianat

Sekali layar terkembang

Surut untuk berpantang

Biarlah mati berkalang tanah

Daripada hidup harus menunduk


(AU, 01 Oktober 2023)



#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan #quotes

Rabu, 20 September 2023

MERAYU SYAFA'AT - Puisi Murtadha Mj

 

Hendak kupetik satu persatu keutamaan Nubuat 
Namun aku hanyalah seburuk-buruk Ummat
Yang begitu merayu akan syafa'at
Sedang diri terlalu lalai akan shalawat

Angkara Dzulumat kian mengubur
Hamparan jiwa dikuasai futur
Sedang engkau menangis kerinduan
Di sini diri terlalu tuli di kesesatan
Jeritan fitrah yang merayu pada Al-Aziz
Diredam talbis yang tak tertepis
Sungguh sakit rasanya
Ketika jiwa meronta inginkan taat
Namun raga terus saja menggelora pada maksiat

Ya Rasulullah
Dengan gelimang dosaku itu
Pantaskah aku mengagungkan Mu


( Aceh Utara, 8 Rabiul Awal 1445 H)


#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan #quotes

LIHATLAH, BETAPA DUNIA SEMAKIN TUA - Puisi Murtadha Mj

 

Lihatlah ... !
Betapa dunia semakin tua
Kepemimpinan sudah di fase ke empat sabda
Cakar pagar membakar bunga
Raja dengan muslihat kepada rakyat
Pemimpin menjadi musuh yang dipimpin

Lihatlah ... !
Betapa dunia semakin tua
Tirani hadist Thabrani semakin menjadi-jadi
Airmata anak negeri jadi wadah tukar tambah investasi
Anak bangsa terusir demi ambisi penguasa wibawa fakir
Ketika bumi tempat berpijak dengan semena dirampas hendak
Jangan salahkan jiwa-jiwa yang memberontak mempertahankan hak
Karena ketika kemanusiaan yang adil dan beradab
Tunduk di depan ambisi tirani biadap
Ketika kerakyatan yang dipimpin hikmah kebijaksanaan dalam permusyarwaratan perwakilan
Dibungkam oligarki yang dibudak kekuasaan
Ketika itu jangan salahkan anak negeri 
Bila hancurnya persatuan

Lihatlah ... !
Betapa dunia semakin tua


(Aceh Utara, 18 September 2023)


#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan #quotes 

Senin, 11 September 2023

TERBAKAR PENAWAR - Puisi Murtadha Mj

 

Diantara beribu luka yang membakar
Namamu ku sematkan sebagai penawar
Dan entah mengapa ia mampu padamkan perih itu

Putik mekar di tengah kemarau
Kapal tua arung samudra di tengah pulau

Ahhh...
Aku terlalu mudah jatuh hati
Bahkan engkau pergi tanpa pamit
Ketika di sepertiga malamku namamu melangit


(Aceh Utara, 10-09-2023)