Jumat, 18 Agustus 2023

TAK MASUK AKAL - Puisi Murtadha Mj

 

Duhai jiwa yang kelaparan
Semata-mata mengandal akal adalah sebuah kesalahan
Karena ketika kau lakukan itu
Kau akan kehilangan nikmat ibadahmu
Sebab akal menyangkal pahala
Bahkan mempertanyakan keberadaan Surga dan Neraka
Bukankah kau dibesarkan kegelisahan
Lalu memperistri kekhawatiran
Dan melahirkan ketidaktenangan

Duhai jiwa yang kelaparan
Semata-mata mengandal akal adalah sebuah kesalahan
Karena tanpa kau sadari
Kau menuntut segalanya untuk akal pahami
Sedang akal adalah makhluk yang terbatas
Layaknya mata yang buta gelap
Dan telinga yang tuli senyap
Akal juga punya titik dangkal
Dimana ia hanya mampu menyanggah dengan terjemah "Tak masuk akal"


(Aceh Utara, Agustus 2023)






Rabu, 16 Agustus 2023

HILANG - Puisi Murtadha Mj

 

Dalam sunyi ditemani dingin malam
Penyair itu sedang merayu
Setangkai bunga yang kehujanan 

Lihatlah betapa hujan menyusahkanmu
Kelopakmu bisa saja patah didera curah
Dan bagaimana kau hendak mekar bila dinginnya begitu kasar
Kau sukses besar dalam mencintainya
Namun kau gagal dalam mencintai diri sendiri

Apa yang harus aku lakukan ?
Ketika aku telah lama kehilangan aku ku, Tuan !
Ucapnya..!


(Aceh Utara, 16 Agustus 2023)

Senin, 07 Agustus 2023

TERSAYAT DO'A - Puisi Murtadha Mj

 

Sedalam apa kau tersayat
Hingga senja yang membara tidak berdaya menjadi obat
Bukankah segalanya hanya tentang mengganti sudut pandang
Bukankah kau selalu melangitkan do'a tanpa nama
Untuk seseorang yang bisa membuatmu lebih dekat dengan sang Maha
Tidak pernahkah kau menduga
Mungkin saja perih itu
Konsekuensi pengabulan do'amu

Lalu bagaimana kau mengatur rasa
Antara merindu
Atau mensyukuri pengabulan do'a itu


(Aceh Utara, 7 Agustus 2023)


Selasa, 01 Agustus 2023

MUHASABAH CINTA - Puisi Murtadha Mj

 

Nona !
Selepas aku lebih dalam  mengenalmu
Disini aku mulai dihantui resah dan ragu
Aku mulai khawatir tentang jodohmu adalah cerminan dirimu
Sebab padamu kutemukan segala kelebihan
Sedang padaku yang ada hanya sejuta kekurangan

Aku harus bagaimana, Nona ?
Bila memang harus melepas
Aku takut jiwa ini tak lagi waras
Dan bila aku terus berjuang
Aku ragu sejarah dulu mungkin terulang
Bukannya aku tak siap untuk terluka
Hanya saja aku merasa resah
Bila harus kembali patah
Karena setiap yang sembuh
Tak akan pernah kembali utuh

Namun pada akhirnya
Larutlah cinta dalam linangan takdir yang Esa
Dimana segala luka dan bahagia 
Tak pernah lepas dari Kun Fayakun Nya

(Aceh Utara,  01 Agustus 2023