Duhai jiwa yang kelaparan
Semata-mata mengandal akal adalah sebuah kesalahan
Karena ketika kau lakukan itu
Kau akan kehilangan nikmat ibadahmu
Sebab akal menyangkal pahala
Bahkan mempertanyakan keberadaan Surga dan Neraka
Bukankah kau dibesarkan kegelisahan
Lalu memperistri kekhawatiran
Dan melahirkan ketidaktenangan
Duhai jiwa yang kelaparan
Semata-mata mengandal akal adalah sebuah kesalahan
Karena tanpa kau sadari
Kau menuntut segalanya untuk akal pahami
Sedang akal adalah makhluk yang terbatas
Layaknya mata yang buta gelap
Dan telinga yang tuli senyap
Akal juga punya titik dangkal
Dimana ia hanya mampu menyanggah dengan terjemah "Tak masuk akal"
(Aceh Utara, Agustus 2023)



