Di bawah sinar rembulan
Penyair senja itu terduduk kepiluan
Ternyata senja memang mencipta panorama
Namun malam selalu mampu hadirkan tenang
Batinnya sembari menghembus asap
Yang dihisap sebagai kenangan
Namun nuansa mu masih saja selalu mengganggu
Telah ku rapikan puing kenangan yang berserakan itu
Namun masih saja
Ruang yang kau tinggalkan
Tak mampu berikan kenyamanan bagi orang baru
Nona
Biarkan aku menetap tanpa pamrih kau tatap
Biarkan aku merindu tanpa harus kau tahu
Biarkan aku menikmati rasa mencintai
Dengan tak mengharap kau kembali
Biarkan aku menetap tanpa pamrih kau tatap
Biarkan aku merindu tanpa harus kau tahu
Biarkan aku menikmati rasa mencintai
Dengan tak mengharap kau kembali
Nona
Bila nanti kau merasa lelah dengan bahagia mu
Sesekali mampirlah
Karena ruang ini
Bila nanti kau merasa lelah dengan bahagia mu
Sesekali mampirlah
Karena ruang ini
Masih begitu mengenal harum rambutmu
Murtadha Mj
(Aceh Utara, 07 Mei 2022)
#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

Tidak ada komentar:
Posting Komentar