Bila kita terlalu mengasumsikan sebab
dapat mengikis rasa iba akan akibat
Toleransi pun beranjak
Dengan mengatasnamakan orang-orang bijak
Kemarin ada seorang penyair tetangga
Yang bergumam dalam syairnya
Yang bergumam dalam syairnya
Tentang israel dan palestina
Ia berkata bahwa perihal di sana
Ia berkata bahwa perihal di sana
Murni masalah politik
Dan agama tidak ada sangkut pautnya
Penyair yang sudah terlalu handal dalam berfikir
Dan agama tidak ada sangkut pautnya
Penyair yang sudah terlalu handal dalam berfikir
Biarpun inti dari puisinya itu adalah seruan akan kedamaian
Namun sungguh tidak tepat bila kau bermadah
Yang bikin tambah gerah
Adalah agama yang disangkutpautkan
Bukankah seharusnya
Setiap keyakinan bebas merajai setiap pemikiran
Karena keyakinan
Adalah hasil jangka panjang dari mengenal Mempelajari
Memahami dan menitik beratkan
Hingga menjadi kebiasaan
Atas dasar keimanan
Setiap keyakinan bebas merajai setiap pemikiran
Karena keyakinan
Adalah hasil jangka panjang dari mengenal Mempelajari
Memahami dan menitik beratkan
Hingga menjadi kebiasaan
Atas dasar keimanan
Dan bukankah penyair
Seharusnya mempunyai ruang yang lebih luang dalam berfikir
Mungkin yang kau lihat hanyalah sebuah rumah tua di seberang jalan
Namun itu adalah tempat meleburnya cinta Bagi mereka yang di dalam
Bedanya saja
Kau yang terlalu sibuk mencermati rumah tetangga
Hingga tentang rumahmu sendiri kau jadi lupa
Bahwa di sana ada keyakinan yang semacam itu jua
Seharusnya mempunyai ruang yang lebih luang dalam berfikir
Mungkin yang kau lihat hanyalah sebuah rumah tua di seberang jalan
Namun itu adalah tempat meleburnya cinta Bagi mereka yang di dalam
Bedanya saja
Kau yang terlalu sibuk mencermati rumah tetangga
Hingga tentang rumahmu sendiri kau jadi lupa
Bahwa di sana ada keyakinan yang semacam itu jua
Sedang di Indonesia
Dari dulu kita sudah begitu menjunjung tinggi toleransi antar kepercayaan
Lalu mengapa harus menyalahkan keyakinan
Dari dulu kita sudah begitu menjunjung tinggi toleransi antar kepercayaan
Lalu mengapa harus menyalahkan keyakinan
Yang tiada lain hanyalah bagian dari kepercayaan
Bukankah kita yang dengan masing-masing keyakinan membahu kedamaian
Bukankah kita yang dengan masing-masing keyakinan membahu kedamaian
Akan lebih tepat ketimbang terus berdebat perihal sebab-disebabkan
Sampai kita tak lagi merasa iba
Sampai kita tak lagi merasa iba
Terhadap akibat yang sudah begitu memporak-porandakan sisi kemanusiaan
Kita bukan saja harus pandai dalam mengendus siasat media
Namun kita juga harus punya siasat untuk mengendusnya
Kita bukan saja harus pandai dalam mengendus siasat media
Namun kita juga harus punya siasat untuk mengendusnya
Karena ini masalah politik
Jadi jangan bawa-bawa Agama
Atau ini masalah Agama
Atau ini masalah Agama
Yang disiasati politik di dalamnya
Murtadha mj
(Aceh utara,Mei 2021)
#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

Tidak ada komentar:
Posting Komentar