Masih saja kau persoalkan tentang bajumu yang basah itu
Sedang tanah saja rela dibajak demi sang padi bisa berpijak
Sedang padi saja rela dikuliti demi sang beras yang rela disiksa panas demi sang nasi
Segalanya bukan tentang seberapa kenyang perutmu
Namun juga tentang seberapa kau mampu tak makan demi tak kelaparan orang-orang tersayangmu
Masih saja kau persoalkan tentang bajumu yang basah itu
Sedang besi saja rela ditempa demi tercipta tajamnya kapak
Sedang kapak saja rela dihantam demi menumbang kayu yang tegak
Sedang kayu saja rela berkeping demi si asing dinding yang layak
Segalanya bukan tentang seberapa banyak mampu kau hasilkan
Namun tentang bersama siapa yang sedikit itu kau habiskan
Masih saja kau persoalkan tentang bajumu yang basah itu
Dan terus saja kau mendebat hak dengan menolak kewajibanmu
(Aceh Utara, 10 Juli 2024)
#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar