Leburlah dengkur pada sebujur dinginnya pagi
Memeluk sejuk tetesan embun yang hendak pergi
Melekat rahmat sekeping hangat wajah mentari
Timur memerah pertanda kisah memulai langkah
Membenam resah pada aroma tanah yang basah
Lagu yang sama dimainkan
Rentak yang lama dikobarkan
Menyala dalam gaduh tubuh semesta
Terbakar di tengah kasar sangkar dunia
Bergerak di antara retak kefanaan
Menyulam azam di pinggir tabir takdir Tuhan
Mendidih perih di alam rintih
Meraba asa dalam nestapa di ruang pedih
Dan pada akhirnya
Camar yang terbang menghalau elang
Demi mereka yang masih buta di dalam sarang
(Aceh Utara, 24 Februari 2024)
#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar