Pada suatu tepi hujan
Penyair itu gundah menelaah keresahan
Aku mulai hanyut di antara riak kelopak matamu
Terpasung di palung senyummu
Tenggelam di kedalaman bola mata itu
Kapalku goyang
Badaimu kian kencang
Namun jangkar masih sukar temukan dasar
Entah kembali hancur berkeping
Entah menjelma segala do'a di ruang hening
Namun yang pasti
Engkau di hati telah menjadi nama yang penting
(Aceh Utara, 1 Oktober 2023)
#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan #quotes

Tidak ada komentar:
Posting Komentar