Hendak kupetik satu persatu keutamaan Nubuat
Namun aku hanyalah seburuk-buruk Ummat
Yang begitu merayu akan syafa'at
Sedang diri terlalu lalai akan shalawat
Angkara Dzulumat kian mengubur
Hamparan jiwa dikuasai futur
Sedang engkau menangis kerinduan
Di sini diri terlalu tuli di kesesatan
Jeritan fitrah yang merayu pada Al-Aziz
Diredam talbis yang tak tertepis
Sungguh sakit rasanya
Ketika jiwa meronta inginkan taat
Namun raga terus saja menggelora pada maksiat
Ya Rasulullah
Dengan gelimang dosaku itu
Pantaskah aku mengagungkan Mu
( Aceh Utara, 8 Rabiul Awal 1445 H)
#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan #quotes

Tidak ada komentar:
Posting Komentar