Ketika kita kembali dengan malam sunyi
Yang diriuhkan kalam Ilahi
Dengan malam lelap
Yang enggan tertidur diguyur rahmat
Dengan siang tanpa makan
Yang dikenyang keberkahan
Ketika itu
Patutkah kita yang diselimut dosa mengabaikannya
Sedang semesta tak henti bertasbih memuji kedatangannya
Kumbang dahaga terus melangkah jauhi
telaga
Linangan luka siakan perban pembalutnya
Ya
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah
Bulan kemuliaan bagi hamba yang beribadah
Dimana sepuluh pertamanya adalah kerahmatan
Sepuluh keduanya adalah pengampunan
Dan sepuluh ketiganya dari api neraka terbebaskan
Hingga pada salah satu malamnya
Tersembunyi malam yang lebih baik seribu bulan
Patutkah kita yang diselimut dosa mengabaikannya
Sedang semesta tak henti bertasbih memuji kedatangannya
Murtadha mj
(Aceh utara , 25-april-2021)
#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

Tidak ada komentar:
Posting Komentar