Ketika kau mulai tak menyukai
Seketika itu kau tak lagi punya solusi
Seketika itu juga
Seluruh berharga mulai percuma
Kopi mulai membenci pahitnya
Gula yang mulai bosan dengan manisnya
Mulailah adat yang semestinya kebiasaan
Menjadi situs peninggalan
Dan perlahan menjadi kampungan
Hanya dengan alibi tuntutan masa kini
Mampu membeli jati diri
Sebab ketika kau melupakan sejarahmu
Kau hanyalah pengembara yang kehilangan pulang
Yang selalu hanya ingin serasi
Dengan tak pernah memiliki
Bahasa hanya sekedar mengatasnama
Nuansa menjadi patokan bertatakrama
Sebab ketika kau melupakan sejarahmu
Dirimu hanyalah sebuah nama
Dengan beberapa nama di belakangnya
Yang kisah-kisahnya tak lagi dikenang
Dan pengaruhnya kian menghilang
Sebab ketika kau melupakan sejarahmu
Kau hidup tanpa pemandu
Murtadha Mj
(Aceh Utara, 15 Maret 2021)
#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

Tidak ada komentar:
Posting Komentar