Kamis, 11 Februari 2021

AYAT - AYAT LUKA - Puisi Murtadha mj

 


Kala itu
laut yang tenang-tenang saja mulai bergelora
Gelombang-gelombang ombak yang menuntut hak
Membangunkan pantai dari tidur panjangnya
Camar itupun berkata kepada pantai yang sedang sekarat ;
Biarlah aku pergi mencari ilmu untuk membuatkan mu obat

Mulailah ia berkelana 
Dari dahan ke dahan
Dari luka ke luka

Di persimpangan langit muram
Ia bertemu hujan yang sedang termanggu
Setelah mendengar kisahnya
Hujan pun berkata ;
Aku juga sedang mencari rintikku
Yang entah sedang bersama rindu siapa

Ia pun melanjutkan perjalanan
Membiarkan hujan dengan rindunya
Lalu di bawah tugu matahari yang sedang meninggi
Ia jumpai panas yang sakit keras
Kali ini ia mendahulukan bertanya
Kamu kenapa ?
Aku sedang menunggu terikku
Yang sedang singgah di balik mendung itu
Jawab panas dengan gigilnya

Ternyata kita memang membutuhkan luka 
Untuk lebih memahami arti bahagia
Batin camar itu sembari kembali ke pantai lukanya


(Aceh Tengah, 04 Februari 2021)
 Murtadha mj

Instagram

Youtube

FBfanpage

#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar