Rabu, 08 Juli 2020

MURKANYA SANG SAKA - Puisi Murtadha mj

MURKANYA SANG SAKA
Karya : Murtadha mj


Mungkin bagimu aku hanyalah dua helai kain yang berbeda warna
Yang di satukan pertama kali
Oleh ibu Fatmawati pada suatu ketika

Ya
Memang itulah aku

Tapi tahukah kamu dua kain itu terbuat dari apa?
Aku disulam dengan benang
Dari serat-serat perjuangan sebuah bangsa
Aku diwarnai dengan tinta nurani
Yang jadi saksi dari darah dan air mata

Dan di waktu itu
Aku dijadikan sebagai pemersatu
Dari beragam suku dan berbilang-bilang Bangsa
Aku disematkan dengan nilai-nilai perjuangan
Yang dibanggakan dengan gelar sang saka

Beda halnya dengan sekarang
Seiring berjalannya waktu
Kini aku hanya penghias sebuah tiang
Yang hanya kau hormati
Dalam ceremoni tujuh belas Agustusan

Sedang nilai-nilai yang diagungkan dulu
Terpuruk kaku dimakan dimakan usang

Ketika kau bilang
"Ketuhanan yang maha esa"
Tapi banyak pejabat mu terjerat kasus penistaan Agama

Ketika kau bilang
"Kemanusiaan yang adil dan beradap"
Tapi hukum mu hanya kau jadikan sebagai pelindung bagi orang-orang berpangkat

Ketika kau bilang
"Persatuan indonesia"
Tapi nyatanya perpecahan dimana-mana

Ketika kau bilang
"Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan"
 Tapi yang terjadi
Dalam sidang DPR-RI kau berkelahai dengan masing-masing perwakilan

Ketika kau bilang
"Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"
Tapi hukum mu tajam bagi si miskin
Tumpul bagi si kaya

Lalu dengan segak yang terlekeh
Kau berdiri dan mengoceh

"Ya semua kan ada hukumnya,kalau ada bukti ya laporkan"




Murtadha mj
13-August-2019










#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar