Rabu, 12 April 2023

SEMILIR GETIR SEPULUH AKHIR - Puisi Murtadha Mj

 

Begitulah Ramadhan
Di puncak keutamaan yang hendak dipetik
Guyonan Talbis kian menggelitik
Pecah segala konsistensi dijerat hasrat duniawi
Dengan alibi nuansa 'Aidil fitri
Melejit mesjid menjadi sepi
Betapa shaf-shaf yang penuh dan sesak
Kian berkurang di malam-malam puncak

Esensi tak sekorelasi malam pertama
Tadarus menjadi seadanya
Berbagi tak lagi melomba-lomba
Qiyam dan Shiyam sekadarnya saja
Futur melebur sebujur 'udzur
Azam tenggelam diredam kultur
Lalu menjelmalah fenomena
Para pemburu malam mulia
Dengan keimanan yang alakadar
Hendak membeli Lailatul qadar

Semilir getir sepuluh akhir
Gudang dilema jiwa yang fakir


Murtadha Mj
(Aceh Utara, 22 Ramadhan 1444 H)


#ayatayatluka #Mtmj #Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisiislami #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #lirik #deskriptif #satire #kritiksosial #poem #quotes #luahanperasaan #rasadalamkata #gurindam #sastraindonesia #sajaktuandannona

Tidak ada komentar:

Posting Komentar