Selasa, 03 Juni 2025

TERKUBUR DI DIRI SENDIRI (2) - Puisi Murtadha Mj

 

Hidup adalah tentang memberi arti pada setiap langkah yang mengukir kisah
Memberi makna pada setiap gerak yang meninggalkan jejak
Tanpa menyalahkan siapa-siapa, gema ketenangan berdengung di setiap simpangnya

Bukankah segalanya berawal untuk menjadi indah
Harapan kebahagiaan yang membentuk semua itu
Bahkan segala tentang luka hanya akan melahirkan rasa cinta
Ketika rasa sakit bisa kau nikmati sebagai kasih sang Ilahi
Hingga aku mu melebur dan kian kabur
Menjelma satu yang tak pernah terukur

Mata pena tak berdaya menggores rasa
Cahaya lilin tak pernah mampu menerangi ruang gelap itu
Kegelapan yang menjelma seluruh pandangan
Pandangan yang menjelaskan seluruh pertanyaan

Mengapa Basah kehilangan mendungnya? 
Mengapa Kering kehilangan teriknya? 

(Aceh Utara, 22 Mei 2025) 


#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #sajaktuandannona



Kamis, 22 Mei 2025

TERKUBUR DI DIRI SENDIRI - Puisi Murtadha Mj

 

Bersama secangkir kopi yang hampir dingin
Aku terduduk di bawah cahaya bulan yang menyelip remang di antara rindangnya dedaunan
Aku bercengkrama dengan segala ambisi
Bertutur kata dengan setiap luka yang masa beri

Hidup adalah tentang memberi arti pada setiap langkah yang mengukir kisah
Memberi makna pada setiap gerak yang meninggalkan jejak
Namun, di mana aku menemukan segalanya tertata dengan rapi
Aku malah kehilangan diri sendiri

Aku bertanya pada angin yang menusuk pori-pori 
Namun dia menjawab dengan sepoi dan gigil nya
Aku bertanya pada hening, namun dia tetap tak bergeming
Aku bertanya pada diam, namun diam tetap saja enggan bersuara
Lalu aku bertanya pada batang terakhir tembakau yang tersisa
Dan dia menjawab segalanya akan baik-baik saja

Beberapa kali aku berhasil mendaki gunung agung itu
Namun aku selalu tergelincir di tanjakan terakhir
Tanpa cahaya, aku kembali ke lembah yang sama
Tenggelam lebih dalam
Berlumur dengan penyesalan yang berulang kali aku temukan
Bergelut dengan harapan yang menuntut pembebasan
Terkubur di lembah futur
Melebur dalam gejolak ombak tafakur

Tatkala mentari mengintip
Peperangan yang berkecamuk itupun berhenti
Dan kembalilah aku pada cahaya yang menyilaukan mata yang tidak sempat terpejam
Kembali aku kepada bumi
Dengan segala kepura-puraan yang ku kenakan kembali

(Aceh Utara, 15 Mei 2025) 

#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #sajaktuandannona

Kamis, 24 April 2025

MEREBUT CAHAYA - Puisi Murtadha Mj

 

Di antara dua sujudku
Kutemukan aroma daun basah yang dibawa angin lembab subuh itu
Membasahi pori-pori relung hati yang lama gersang, tandus tanpa ilalang
Pada mata yang berkaca-kaca kulihat aku yang tertatih tak berdaya
Dikuliti bertubi-tubi hingga mati berkali-kali
Dibunuh fikiran sendiri

Dengan merangkak setengah mati kugapai (Alif) (Lam) itu
Namun (Mim) nya tak pernah ku temu
Lalu akhirnya pada lubang yang sama aku kembali 
Dan hanya sesal yang sama yang aku temui

Lantas aku kembali melihat (Mim) itu dipuncak
Aku pun kembali merangkak
Dari segala futur yang mengubur
Namun (Mim) itu kian mengabur

Biarlah hidup berkalang dosa
Biarlah mati di peperangan merebut cahaya

(Aceh Utara, 25 April 2025) 



#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisisufistis #puisisunyi #sajak #sajakmotivasi #sajaksangsalik


MENJADI DEBU - Puisi Murtadha Mj

 

Cahaya bulan mendesak remang di celah-celah pekatnya awan
Bintang bersikeras untuk berkedip dengan sisa cahaya yang ia punya
Memberi tanda pada ilalang yang tetap bergoyang meski dibasahi angin malam
Rintihan sunyi memaksa mati nyala cinta yang berkobar dengan liarnya
Semesta menyalak kepada dua insan untuk beranjak
Aku yang terusir di pinggir tabir waktu
Sembari mendekap erat hangatnya senyum itu
Mata yang berbinar menyiratkan luka yang begitu lebar
Dengan pedang takdir yang terhunus, engkau masih di situ dengan senyummu yang tak pernah pupus
Bagaimana aku bisa lupa? 
Dan bagaimanapun juga, semesta melarang kita untuk bersama

Namun, Lentera yang ia padamkan
Hanya menyisakan bara yang membakar semakin dalam
Biarlah aku menjadi debu
Selama masih bisa memeluk bayangmu
Biarlah aku menjadi fana
Selama senyum itu tetap di wajahmu untuk selamanya

Bukankah pujangga selalu berkata, bahwa memiliki bukanlah syarat dalam mencinta? 
Maka tetaplah di kau dalam bahagia
Biarlah jiwa ini terus berkelana, di padang gersang yang tak ada ujungnya
Bersama angin musafir
Berakhir di Liang takdir

(Aceh Utara, 25 April 2025) 


#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #sajaktuandannona

Selasa, 22 April 2025

DAN PADA AKHIRNYA - Puisi Murtadha Mj -

 

Dan pada akhirnya
Takdir sendiri yang membatasi ku untuk memenuhi janji-janji itu
Janji untuk sang senja tak pernah terluka oleh gelapnya malam
Janji untuk sang bunga tak pernah layu meski jarang disiram

Lalu apa yang dikatakan semesta? 
Adalah benar bahwa akulah sang pendusta
Bahwa akulah yang pada akhirnya berhenti memaknai pagi sebagai permulaan sebuah mimpi
Bahwa akulah yang pada akhirnya memaknai pagi sebagai penyebab sang embun pergi

Ya, akulah si jahat itu
Yang hendak mencuri sang putri raja dari istana seorang Ibu
Yang setelah menyerahkan segala yang ku punya, namun masih saja tak mampu menggapaimu
Bermodalkan sebatang galah
Sedang engkau rembulan tak terjamah
Aku dicabik-cabik mimpi panjang hingga luluh lantah
Ditelanjangi zaman yang mensyaratkan kemewahan
Dibunuh harapan akan bahagia di kesederhanaan
Katika daun yang jatuh hanyalah sampah yang mengotori halaman
Tanpa sedikit harga bahwa ia pernah berawal dari bibit yang tumbuh perlahan
Merangkaki dahan-dahan waktu
Demi segala do'a yang pernah melangit itu

Dan pada akhirnya
Setitik embun tetap berharga dalam mekarnya setangkai bunga
Setidaknya aku pernah sepenuh hati merawat kuntummu
Meski harum mekarnya bukan untukku

Tumbuhlah dikau dengan indahnya
Agar patah ku tak sia-sia

(Aceh Utara, 23 April 2025) 


#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #sajaktuandannona

Sabtu, 29 Maret 2025

NIAT LUHUR DI LEMBAH FUTUR - Puisi Murtadha Mj

 


Di sisa-sisa cahaya Ramadhan mulia
Wajah nista masih saja mampu menggoda
Melambai dengan gemulai 
Merayu dengan kilauan nafsu
Dan aku tenggelam di kelam angkara tipu daya itu
Tertatih-tatih ditindih murkanya yang menodai qalbu

Sedang bagian terdalam menyuarakan penolakan
Badai prahara kenikmatan sementara memporak-porandakan tatanan 
Kapalku goyang
Layarnya enggan terkembang
Aku tak berdaya diamuk kecamuk perang yang begitu sulit dimenangkan

Tentang kisah yang tamat tanpa berdebat
Tentang cita-cita yang dibunuh kewajiban 
Tentang hashtag indonesia gelap
Tentang moral yang hilang dikalangan kaum pejabat
Tentang nya yang pergi
Tentang aku yang dengan bodohnya terus menanti

Membumikan futur
Merantai hati
Menyandra nurani

Ya Rabb
Ingin ku gapai cahaya itu
Membakar kegelapan yang mengakar membelenggu
Maka bila aku terlalu buruk sebagai hamba
Pandanglah aku sebagai makhluk yang sedang memperjuangkan si telapak kaki surga 

Biar aku berdarah-darah
Selama pipi ibu tak pernah basah
Selagi yang muda tumbuh dengan indah
Selagi sang senja menyala dengan tenang
Bahu yang tak lagi bertenaga tak harus lagi menanggung beban

Ya RabbA
ku mohon permudahkan jalannya
Ada keluarga yang harus ku antar bahagia

(Aceh Utara, 29 Ramadhan 1446 H) 

Instagram

YouTube

#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #sajaktuandannona #sajak #sajakcinta #sajakromantis #sajakpuitis #sajaktuandannona

Sabtu, 18 Januari 2025

SANG RAJA YANG TERSESAT - Karya Murtadha Mj

 

Aku tersesat dalam aku ku yang sekarat
Perang yang tak kunjung dimenangkan
Meski sudah mengorbankan berjuta penyesalan
Jalan ini terlalu licin, terjal, mudah sekali tergelincir
Tanpa aroma Tuhan
Jurang itu terlalu gelap dan dalam
Menyiksa tanpa bergeming
Memaksa sang raja untuk berpaling
Fana lah mahkota kemuliaan
Luluhlantah singgasana kebesaran
Tenggelam di ruang hampa penyesalan

Dan ketika aroma Tuhan kembali merebak
Pagar istana kembali terkoyak

(Aceh Utara, 21 November 2024)

#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #sajaktuandannona



Kamis, 16 Januari 2025

TIADA SENJA HARI INI - Puisi Murtadha Mj

 

Kita adalah dua irama berbeda di singgasana waktu
Berdansa dalam dendangan semesta
Tanpa terganggu gelas yang pecah
Tanpa tersakiti jemari yang berdarah

Namun hari ini aku karam dalam lipatan ombak
Lautmu begitu dangkal
Pantainya begitu terjal
Kapalku terjebak di antara jejak yang engkau tinggal
Antara berlayar atau terdampar 
Aku dimabuk lautmu hingga tak sadar

Tiada senja hari ini
Hanya mendung hitam yang merayakan mentari pergi
Dengan malamnya yang sibuk merajut embun di dedaunan
Menjelma sebatang luka pada remangnya cahaya bulan

Sedang hujan saja mampu menepi, bila bukan bunga itu yang hendak ia sirami
Begitu juga akan selalu kau jumpa pembatas, untuk sesuatu yang bukan prioritas
Dan akan selalu ada pilu di sebalik rindu tak terbalas
Entah itu kebodohan diri, atau keindahan mencintai

Satu yang pasti 
Tiada senja hari ini

(Aceh Utara, 18 November 2024) 


#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #sajaktuandannona

Rabu, 15 Januari 2025

TIADA SENJA HARI INI - Puisi Murtadha Mj

 


Kita adalah dua irama berbeda di singgasana waktu
Berdansa dalam dendangan semesta
Tanpa terganggu gelas yang pecah
Tanpa tersakiti jemari yang berdarah

Namun hari ini aku karam dalam lipatan ombak
Lautmu begitu dangkal
Pantainya begitu terjal
Kapalku terjebak di antara jejak yang engkau tinggal
Antara berlayar atau terdampar
Aku dimabuk lautmu hingga tak sadar

Tiada senja hari ini
Hanya mendung hitam yang merayakan mentari pergi
Dengan malamnya yang sibuk merajut embun di dedaunan
Menjelma sebatang luka pada remangnya cahaya bulan

Sedang hujan saja mampu menepi, bila bukan bunga itu yang hendak ia sirami
Begitu juga akan selalu kau jumpa pembatas, untuk sesuatu yang bukan prioritas
Dan akan selalu ada pilu di sebalik rindu tak terbalas
Entah itu kebodohan diri, atau keindahan mencintai

Satu yang pasti
Tiada senja hari ini

(Aceh Utara, 18 November 2024)


#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta #sajakromantis #sajaktuandannona

Selasa, 14 Januari 2025

SEBARIS AKU - Puisi Murtadha Mj

 


Di perjalanan mencari kedamaian
Manusia terlalu sibuk membaca langit
Hingga tak sempat mengeja bumi tempat di mana ia dipingit
Mereka tumbuh di atas dogma-dogma yang ia paksa percaya
Tanahnya gersang
Pohonnya mudah tumbang
Di kapaki realita pahit yang manisnya didogmakan
Seraya berdiri di depan petunjuk arah
Lalu menjadi penentu benar dan salah
Segalanya telah dipikirkan pendahulu
Kita hanya perlu yakin tanpa ragu
Abaikan perihal akal itu

Pohon itu pun tumbuh dengan rindang
Namun akarnya terlalu lemah mencengkram
Mudah diombang-ambing angin godaan
Dikalahkan pikat burung yang hinggap di tangkainya
Dilalaikan rayuan zaman yang harus dihindarnya
Yang sudah diajarkan namun dilarang mengenalinya
Hidup selalu di antara benar dan salah
Menurut keuntungan terlihat benar tak pernah salah
Mengumbar-ngumbar rasa peduli
Namun saudaranya dibiarkan mati

Aku adalah aku yang ku tuliskan
Dari selain apa yang ku bacakan

(Aceh Utara, 4 Januari 2025)


#Murtadhamj #puisi #puisimotivasi #puisicinta #puisiromantis #puisisedih #sajak #sajakmotivasi #sajaksajakcinta