Senin, 27 Mei 2024

DARI TUBUH YANG LUSUH - Puisi Murtadha Mj

 

Ya Rabb...
Andai saja bukan karena kasih dan sayangmu 
Entah bagaimana nasib hamba-hamba sepertiku
Yang begitu lemah dalam mengawal diri
Tidak berdaya di depan dosa yang sama berulang kali
Setelah berulang kali juga menuai badai airmata di ruang sunyi

Ya Rabb...
Aku begitu ingin merasakan nikmat ibadah
Terlepas dari belenggu segala resah
Tanpa keterikatan segala fana
Terhalang dari bayang-bayang fatamorgana
Menerima segala yang terjadi sebagai wujud kasih sayang
Mencapai nilai insan yang melahirkan Ihsan

Ya Rabb...
Dari tubuh yang lusuh tak berdaya ini
Aku merayu engkau cintai
Terasa begitu sesak di sini
Segalanya kosong tanpa isi
Hanya berlari dari keinginan ke keinginan
Yang tidak berdasarkan keimanan 
Yang pada akhirnya menemui titik jenuh
Di mana segalanya tak lagi utuh
Dan pada titik ini aku membutuhkanmu

Ya Rabb
Tanamkanlah Istiqamah
Hadirkan keteguhan untuk bertahan di jalan yang engkau arah
Karena begitu pedih ketika jiwa membutuhkanmu
Namun raga terus memaksa jauh dari mu

(Aceh Utara, 28 Mei 2024)


#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan

Sabtu, 18 Mei 2024

SAJAK PENIKMAT LUKA - Puisi Murtadha Mj

 

Pada cahaya pagi yang menyingsing
Tersemai damai di ujung hening

Segala cerita bermula di sana
Tentang burung-burung yang meninggalkan sarang
Tentang sisa-sisa embun di ujung dedaunan
Tentang aroma tanah yang basah
Tentang jiwa yang terus saja dilanda resah
Tentangmu yang pernah hadir namun tidak menjadi takdir
Tentang malam yang baru saja berlalu dengan kegagalannya mengusir rindu

Tentang hati yang berantakan dipaksa kuat mati-matian 
Tentang airmata pemberi makna kedewasaan
Tentang mimpi seorang pemuda yang digadaikan demi keluarga
Tentang hidup ini adalah seni menikmati luka

Pada cahaya pagi yang menyingsing
Tersemai damai di ujung hening
Dan pada riuhnya do'a Ibu
Tersimpan jawaban segala buntu

(Aceh Utara, 18 Mei 2024)


#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan

Selasa, 14 Mei 2024

DISANDRA CAKRAWALA - Puisi Murtadha Mj

 

Sore itu senja adalah wajahmu
Semilir angin membisikkan ingatan indah itu
Ilalang yang bergoyang tempias kenang manis senyummu
Aku disandra cakrawala
Meratap dalam bahasa tak berucap di ujung cahaya

Aku terjebak di kelopak binar matamu
Menari di antara puing-puing puisi
Lalu pada irama luka yang menga-nga kau hadir sebagai makna
Membuyarkan lamunan di batang rindu yang tak bertuan sekian lama
Aku disandra cakrawala
Meratap dalam bahasa tak berucap di ujung cahaya

(Aceh Utara, 13 Mei 2024)


#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan        

Jumat, 03 Mei 2024

SERAKAH - Puisi Murtadha Mj

 

Di balik rinai yang membasah ku lihat kecambah yang mulai patah
Bersandar pada rapuhnya lentera kepalsuan
Bertumpu pada rancunya alam pikiran
Segala hampa subur di sana
Kepentingan hanya kisaran nafsu dunia
Lalai di tengah badai
Berfoya-foya di antara jiwa yang terbengkalai

Di balik rinai yang membasah ku lihat kecambah yang mulai patah
Dihimpit bibit pemecah belah
Dijerat muslihat pejabat serakah
Keteladanan sebatas asupan pembenaran
Kedermawanan sebatas alas ketenaran

Lalu di puing-puing yang berserakan tumbuh pembunuh kebuntuan
Dengan gagahnya berorasi tanpa satupun termotivasi
Dengan lantangnya bersuara pada singgasana telinga sendiri

(Aceh Utara, 3 Mei 2024)


#sastra #karyasastra #sastraindonesia #puisi #puisikehidupan #puisicinta #puisiromantis #puisipuitis #puisiislami #puisimotivasi #puisibijak #puisihati #katabijak #katabijakkehidupan #katamotivasi #katamotivasikehidupan