Di tengah lembutnya kesunyian malam
Sayup sayu lantunan ayat suci kedengaran
Membasahi aliran waktu
Melegai rongga dahaga telaga kalbu
Ranting kering itu menjadi rindang
Burung-burung kembali membuat sarang
Berkicau dengan merdunya
Beranak-pinak dan bercengkerama
Laksana perantau di tengah kemarau
Yang menemukan sumur luhur
Setelah berlumur air payau
Cair segala resah gelisah
Merawat luka terbiar
Lama dibakar nafsu amarah
Sang pujangga kembali menemukan kata terkuatnya
Setelah disesat laut aksara sekian lama
"Ternyata hidup tak pernah kasar
Yang kita butuh hanyalah sabar"
Rebah segala pilu sembilu dendam
Dalam Jiharkah di sepertiga malam
Murtadha Mj
(Aceh utara, Januari 2022)
#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar