Senin, 31 Mei 2021

PALESTINA , POLITIK ATAU AGAMA

 


Begitulah jadinya 
Bila kita terlalu mengasumsikan sebab
dapat mengikis rasa iba akan akibat
Toleransi pun beranjak
Dengan mengatasnamakan orang-orang bijak

Kemarin ada seorang penyair tetangga
Yang bergumam dalam syairnya
Tentang israel dan palestina
Ia berkata bahwa perihal di sana
Murni masalah politik
Dan agama tidak ada sangkut pautnya 
Penyair yang sudah terlalu handal dalam berfikir

Biarpun inti dari puisinya itu adalah seruan akan kedamaian
Namun sungguh tidak tepat bila kau bermadah
Yang bikin tambah gerah 
Adalah agama yang disangkutpautkan

Bukankah seharusnya 
Setiap keyakinan bebas merajai setiap pemikiran
Karena keyakinan
Adalah hasil jangka panjang dari mengenal Mempelajari
Memahami dan menitik beratkan 
Hingga menjadi kebiasaan 
Atas dasar keimanan

Dan bukankah penyair
Seharusnya mempunyai ruang yang lebih luang dalam berfikir
Mungkin yang kau lihat hanyalah sebuah rumah tua di seberang jalan
Namun itu adalah tempat meleburnya cinta Bagi mereka yang di dalam
Bedanya saja 
Kau yang terlalu sibuk mencermati rumah tetangga
Hingga tentang rumahmu sendiri kau jadi lupa
Bahwa di sana ada keyakinan yang semacam itu jua

Sedang di Indonesia 
Dari dulu kita sudah begitu menjunjung tinggi toleransi antar kepercayaan
Lalu mengapa harus menyalahkan keyakinan
Yang tiada lain hanyalah bagian dari kepercayaan 
Bukankah kita yang dengan masing-masing keyakinan membahu kedamaian

Akan lebih tepat ketimbang terus berdebat perihal sebab-disebabkan
Sampai kita tak lagi merasa iba
Terhadap akibat yang sudah begitu memporak-porandakan sisi kemanusiaan
Kita bukan saja harus pandai dalam mengendus siasat media
Namun kita juga harus punya siasat untuk mengendusnya

Karena ini masalah politik
Jadi jangan bawa-bawa Agama
Atau ini masalah Agama
Yang disiasati politik di dalamnya


Murtadha mj
(Aceh utara,Mei 2021)


#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

Selasa, 25 Mei 2021

PENYAIR YANG MATANYA TERUS BERAIR | Puisi murtadha mj

 


Disebuah gang kecil kehidupan
Penyair muda itu terduduk kepiluan
Merindu yg dahulu
Meraba yang lagi datang

Nikmati saja luka itu
Mungkin suatu saat kau juga akan rindu

Batinnya


Murtadha Mj
(Aceh utara, 22 Mei 2021)


#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau


Rabu, 19 Mei 2021

BUMI SYAM TAK PERNAH REDAM | Puisi Murtadha mj

 


Kembang api tanpa ceremony itu berjatuhan kembali

Sedari hikmatnya ramadhan sampai

Ditengah syahdunya aidil fitri

Tangis wanita tua kembali menggema

Darah anak-anak kecil kembali mengalir

Teriakan takbir para pemuda di sela-sela puing bangunan kembali dilantunkan

Dan mayat para syuhada pun kembali berjatuhan


Ketika kita mengerjakan tarawih dengan penuh kehikmatan

Disana mereka merintih perkara mesjid yang dihancurkan

Ketika kita mengeluhkan tanpa mudiknya lebaran

Mereka disana menangisi kiblat pertama yang terus dicoba untuk dimusnahkan


Di sisa-sisa reruntuhan 

Ada keimanan yang begitu dipertahankan


Bumi Syam tak pernah redam

Tangan-tangan kosong itu

Tak pernah ragu melawan senapan dan roket-roket yang terus menghujam

Disini mati bukan lagi satu hal yang ditakuti

Melainkan sebuah kemenangan perihal keimanan yang tak pernah bisa dibeli


Bumi Syam tak pernah redam

Namun mengapa dunia seakan terus membungkam

Mirisnya lagi

Kita yang seharusnya ikut terluka

Malah ada yang mampu berpendapat bahwa palestine bukan urusan kita

Kwalitas yang memang selalu mengalahkan kwantitas


Karena pada hakikatnya

Sekalipun tanpa beban kepercayaan

Penindasan demi penindasan sudah lebih dari cukup untuk mendegup sisi kemanusiaan


Tempat ibadat di ganggu gugat

Pagi hari sehat wal'afiat petang nanti bisa jadi cuma tinggal jasad

Malam ini tidur di rumah petang nanti tinggal puing-puing di tanah

Sampai pada anak-anak tak berdosa

Yang terus menjadi korban anjing dunia

Hak asasi adalah sesuatu yang takkan pernah kau temukan disini


Bila sampai hari ini

Kau masih berkata bahwa palestine bukan urusan kita

Yang patut dipertanyakan bukan hanya tentang keimananmu

Namun juga seberapa pantaskah kau untuk terus disebut manusia



(Aceh utara, Mei 2021)

Murtadha mj

#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

Rabu, 05 Mei 2021

PERGIMU DAN 'AIDIL FITRIKU - Puisi Murtadha mj

 


Diambang datangnya hari kemenangan
Ada raga yang kelelahan
Ada Jiwa yang keresahan
Ada minda yang kebingungan
Namun tetap saja 
Ada berjuta dosa yang membutuh kemaafan

Ya
Ketika 'aidil fitri adalah kemenangan yang dinanti-nanti
Adalah puncaknya mengerat silaturrahmi
Adalah puncak segala bahagia
Adalah saatnya untuk saling memaafkan
Setelah berpuasa penuh sebulan

Ketika bersama-sama dengan keluarga
Adalah hakikat sebenarnya bahagia
Ketika itu
Disela-sela syahdunya alunan takbir 
Yang menyingkap tabir hakikat sebenarnya kehidupan
Ada rindu meraung pilu
Mengisak Sembilunya sebuah pemergian


(Aceh utara, mei - 2021)
Murtadha mj


#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau

SELAMAT DATANG DI AKHIR ZAMAN | Puisi Murtadha mj


Selamat datang di akhir zaman
Zaman dimana kita hanyalah raga
Yang selalu menuntut harga
Zaman dimana Segala sesuatu yang harus di capai
Hanya untuk penghargaan dari manusia dapat di gapai
Zaman dimana nurani dibutakan materi

Layang-layang 
Yang kian lupa bahwa dirinya harus melayang
Para sahaya
Yang kian bertingkah layaknya raja

Mengalah hanyalah sikap pasrah
Yang dilakukan oleh si bersalah
Menyanjung hanyalah pengakuan bahwa diri kurang beruntung
Memuji hanyalah jika menguntungkan diri sendiri
Kasih sayang hanya bila kau beruang

Selamat datang di akhir zaman
Di zaman ini
Ahli ibadah kerap menjadi yang bersalah
Jika kau lantang bersuara
Siap-siaplah jadi tersangka
Dan jika kau ingin berpangkat
Sungguh-sungguhlah dalam menjilat

Selamat datang di akhir zaman
Zaman dimana sinetron lebih bisa menguras airmata 
Ketimbang renungan beribu dosa


Murtadha mj
(Lhokseumawe, April -2021)


#murtadhamj#sastra#sastraindonesia#karyasastra#syair#penyair#penyairindonesia#pujangga#sajak#sajakindonesia#puisi#puisiromantis#puisicinta#puisibaper#puisibuatpacar#puisibuatkekasih#puisimotivasi#puisisedih#kumpulanpuisi#puisiislami#puisinasehat#musikalisasipuisi#visualisasipuisi#puisicover#puisisasi#fiksionalisme#puisimantan#puisinarkoba#puisitentangkehidupan#voiceaction#katabijak#katanasehat#katamotivasi#katamutiara#katapuitis#melodikata#poem#poetry#perasaan#isihati#rasa#luahan#puisichairilanwar#puisiwijithukul#puisisemangat#puisisutopo#puisigusmus#puisimistis#puisigelap#contohpuisi#puisilovers#viral#terbaru#puisikeren#puisianakmuda#puisilegendaris#puisimodern#puisilampau#jenispuisi#puisipercintaan#belajarmembuatpuisi#olahkata#mainkata#pepatah#majas#adatbudaya#indonesia#melankolis#puisigalau